IMG-LOGO

SMPN 26 Surabaya Raih Predikat Sekolah Sehat Nasional 2019

Admin - 2019-09-08 21:51:02 180 Views
IMG

SMP Negeri 26 Surabaya boleh jadi sekolah paling sehat di Indonesia. Ini karena sekolah yang berada di Jalan Raya Banjarsugihan No.21 Surabaya ini akhirnya meraih juara pertama Lomba Sekolah Sehat (LSS) Berkarakter tingkat Nasional 2019 yang diadakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
 
 
 
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Anugerah Kihajar di Jakarta, Kamis (14/11) malam.
 
 
SMP Negeri 26 Surabaya jadi juara pertama untuk kategori Kinerja Terbaik (best performance) untuk jenjang SMP/MTs. Salah satu alasan terpilihnya SMP Negeri 26 Surabaya sebagai pemenang karena sekolah yang dipimpin Akhmat Suharto ini menggiatkan program UKS di sekolah.
 
 
UKS di SMP Negeri 26 Surabaya tak hanya dijadikan sebagai kamar istirahat bagi siswa yang sedang sakit, tapi juga menjalankan delapan gol UKS yaitu memerangi bahaya rokok, menangkal kenakalan remaja, serta mencegah kehamilan pranikah, narkoba, HIV/AIDS, cacingan, anemia dan hepatitis B.
 
 
Ruang sekretariat UKS SMPN 26 Surabaya. Foto-foto : Amanah Nur Asiah/Basra

Ruang sekretariat UKS SMPN 26 Surabaya. Foto-foto : Amanah Nur Asiah/Basra

Pada September lalu Basra sempat mendatangi SMP Negeri 26 Surabaya untuk melihat dari dekat pelayanan UKS di sana. Ternyata tak hanya unggul dalam pelayanan kesehatan melalui UKS tapi SMP Negeri 26 juga memiliki sederet inovasi seperti kantin sehat apung, satgas anti narkoba, menjalankan program 3R (reduce, reuse, recycle), memiliki taman refleksi, sampai punya kegiatan sarapan pagi bersama.
 
 
 
Khusus untuk kantin sehat apung, Kepala SMP Negeri 26 Surabaya, Akhmat Suharto pernah bercerita kalau kantin apung sebenarnya solusi kreatif dari mereka yang kerap jadi langganan banjir.
 
 
Sejak 2013 secara bertahap pihak sekolah mengalihfungsikan rawa dan tempat pembuangan sampah belakang sekolah menjadi daerah resapan air. Agar lahan resapan ini tidak kosong, kemudian dibangunlah kantin apung yang kini jadi spot idola di SMP Negeri 26.
 
 
Kantin Apung milik SMP Negeri 26 Surabaya.

Kantin Apung milik SMP Negeri 26 Surabaya.

Kantin apung tersebut sudah bebas sampah plastik karena para penjual tak ada yang menjual jajanan dalam kemasan sekali pakai. Bila ingin makan akan disajikan di atas piring kaca, dan anak-anak pun terbiasa membawa botol minum sendiri.
 
 
Selain itu kanting apung di SMPN 26 sudah bebas 5P (pengawet, pewarna, pemanis buatan, penguat rasa, dan plastik). Bahkan, untuk mengawasi pemakaian botol maupun kantong plastik, pihak SMPN 26 pun punya tim dari siswa kelas VII dan VIII.
 
 
Bahkan melalui kantin apung anak-anak juga berlatih pembayaran makanan dan minuman tak dilakukan secara tunai tetapi melalui kupon kejujuran. Siswa yang ingin jajan cukup menggunakan kuponnya sesuai dengan harga makanan yang tertera.
 
Sampah-sampah organik berupa daun dan sisa makanan diolah menjadi kompos. Sedangkan minyak goreng bekas diolah menjadi sabun mandi.